pilihan +INDEKS
Mahasiswa KKN Relawan Covid-19 UNRI Kampung Pinang Sebatang Bagikan Masker Gratis Kepada Warga
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) UNRI Relawan COVID-19 Kampung Pinang Sebatang Kabupaten Siak membagikan 100 masker kepada masyarakat, sabtu (27/6) lalu.
Pemberian masker secara gratis ini dilakukan dalam rangka aksi peduli terhadap antisipasi penyebaran COVID-19 yang tengah mewabah saat ini.
Mahasiswa UNRI melaksanakan kegiatan kerelawanan ini atas inisiatif dan sebagai bentuk pengabdian, perlindungan kepada masyarakat melalui kegiatan kukerta serta memberikan edukasi atas wabah pandemi yang terjadi.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Kepala Desa (Penghulu) Kampung Pinang Sebatang, Bambang Saputra SH, MH beserta jajarannya.
Beliau mengatakan sangat mendukung atas kegiatan yang dilaksakan oleh mahasiswa kukerta UNRI demi mencegahnya penularan COVID 19 di Kamping Pinang Sebatang.
Mahasiswa relawan UNRI di Kampung Pinang Sebatang terdiri dari Aditya Sofyan Mahendra jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) sebagai ketua tim, beranggotakan lima orang yaitu Rani Oktavian Pendidikan Bahasa Inggris (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Fitri Ramadhani Jurusan Fisika (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) Friska Pratiwi Budidaya Perairan ( Fakultas Perikanan), dan Mariana Pendidikan Anak Usia Dini ( Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidika).
Aditya Sofyan Mahendra selaku ketua tim kukerta relawan covid mengatakan pembagian masker lebih mengutamakan di titik keramaian oleh warga, seperti di objek wisata Pujasera. Karena tempat tersebut tempat yang selalu ramai oleh warga untuk nongkrong, berfoto-foto dan lain sebagainya, sehingga membuat akan mudahnya penularan covid apabila tidak ada pelaksanaan protokol kesehatan.
Warga serta pedagang-pedagang kaki lima sangat antusias atas kegiatan yang dilaksanakan Mahasiswa kukerta UNRI ini.
Salah seorang ibu pedagang minuman, mengaku berterima kasih karena ada pembagian masker gratis, karena masker sudah jarang dibagikan secara gratis di jalan-jalan serta susah didapatkan.
Ia mengaku tidak menggunakan masker karena saat ini kondisi tubuhnya tidak dalam keadaan sakit.
Baginya masker jauh lebih dibutuhkan pada yang sakit dan membutuhkan untuk mengurangi penularan penyakitnya.
Ia pun juga berharap pembagian masker ini akan berkelanjutan untuk membantu masyarakat melindungi diri. (Rilis)
Berita Lainnya +INDEKS
Wawako Pekanbaru Tegaskan Tidak Boleh Bawa Mobnas untuk Mudik Lebaran 2026
PEKANBARU - Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak boleh membawa mobi.
Pemko Pekanbaru Apresiasi Peluncuran Project Terra, Dorong Ketahanan Gizi dan Ekonomi dari Rumah Tangga
PEKANBARU - Gagasan membangun ketahanan gizi sekaligus ketahanan ekonomi dari lingkungan rumah ta.
Wawako Pekanbaru Komunikasi dengan Pemprov Riau Soal Jalan Lintas Mudik Lebaran yang Rusak
PEKANBARU - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, sudah berkomunikasi dengan Pemeri.
Mantan Gubernur Riau Apresiasi Walikota Pekanbaru, Jalan Teluk Leok Akhirnya Diaspal
PEKANBARU – Setelah hampir 10 tahun terbengkalai tanpa perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecam.
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
PEKANBARU - Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru bergulir, Minggu (15/3/2.
Ditaja GOW Kab. Kampar, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Buka Bakti Sosial, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Pelayanan Pembuatan Administrasi Kependudukan Dan BPJS Kesehatan
Bina Baru -Masih dalam rangka suasana memperingati Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke-76 Tahun 2026, G.
.jpeg)






